Winter School tentang ‘Keanekaragaman dan Keberlanjutan Hayati Hutan Hujan Tropis’ di Indonesia

Winter School tentang ‘Keanekaragaman dan Keberlanjutan Hayati Hutan Hujan Tropis’ di Indonesia

Di hadapan Duta Besar Kerajaan Belanda, Rob Swartbol, Rektor Universitas Indonesia, Muhammad Anis, meresmikan dimulainya Winter School atau ‘Sekolah Musim Dingin’ tentang Keanekaragaman dan Keberlanjutan Hayati Hutan Hujan Tropis di Universitas Indonesia pada hari Senin, 9 Januari 2017. Program Winter School ini melibatkan 12 mahasiswa dari Universitas Indonesia dan 11 mahasiswa dari Universiteit Leiden, Belanda yang ingin mempelajari isu dan tantangan yang dihadapi dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati hutan hujan tropis.

Program Winter School ini dikemas dalam Area Study Sustainable Development in Indonesia sebagai bagian dari program Sustainable Development (pembangunan berkelanjutan) yang di koordinir oleh Institute of Environmental Sciences (CML), Universiteit Leiden, Belanda.

Duta Besar Kerajaan Belanda, Rob Swartbol, Prof. Peter van Bodegom dari CML dan peserta program Winter School dari Universiteit Leiden, Belanda.

Duta Besar Kerajaan Belanda, Rob Swartbol, Prof. Peter van Bodegom dari CML dan peserta program Winter School dari Universiteit Leiden,Belanda.

Program Winter School ini merupakan salah satu langkah inisiasi yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan antara Universitas Indonesia dan Faculty of Science, Universiteit Leiden, Belanda. Melalui program kerjasama dalam bentuk pengajaran dan penelitian yang menitik beratkan 3 hal utama, termasuk konservasi biologi dan keberlangsungannya, diharapkan pertukaran ide dan keahlian antara kedua universitas ini dapat saling menguntungkan.